Langsung ke konten utama

(belumadajudul)


PROLOG
~Jangan Membaca Cerita Ini Malam Malam~
Liburan musim panas ini berbeda dari tahun lalu, tiada tugas, urusan dan segala hal yang bersangkutan dengan kata menggangu.  
‘Rskk..rskk..rskk’ pagi itu mom terlihat sibuk dengan urusannya, mulai dari mengangkat telepon genggamnya serta urusan dapur yang menurutku itu sangat rumit. Seketika ku kurungkan niat ku untuk bertanya kepada mom karena mungkin itu sangat menggangu dia.
‘hi alton kau tau mengapa mom sesibuk itu?’ pertanyaan ini tepat! Beberapa macam hal yang sudah kuduga-duga mengapa, kenapa, apa, dan bagaimana. Mungkin grandma ingin datang atau....... ‘ ya, mengapa?’ jawabku singkat sembari mengambil selembar telur mata sapi yang hendak aku letakan diatas selembar roti panggang, roti itu akan segera dingin jika tidak segera ku habiskan. ‘bibi lucy akan menitipkan anaknya sementara disini, dan kau tau anak bibi lucy perempuan sebaya dengan mu. Itu sangat menjengkelkan’  sedikit tercengak, bagaimana mungkin liburan yang kukira akan menyenangkan ini akan berubah menjadi liburan yg menjengkelkan. Jelas, dirumah kami tiada perempuan selain mom. Kebanyakan yang aku tahu perempuan itu sangat cerewet, dia akan berbibacara atau memarahi kami jika perintahnya tidak dilaksanakan, begitulah mom.
‘mom apakah bibi lucy akan menitipkan putrinya dirumah kita?’ tanya alton dengan lugunya. Alton berharap jika arthur hanya mengada dan semua yang dikatakannya hanya lelucon belaka yg sangat tidak pantas dijadikan lelucon menurutku.
‘ arthur benar alton, bersikaplah manis didepan grecia nanti’ jawaban mom sangat tidak melegakan, arthur tenyata benar. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi, grecia akan merusak koleksi gambar luar angkasaku, mengempeskan bola basketku atau akan berbagi kamar dengan cewe itu. Bagaimana mungkin sekarang aku sudah duduk di bangku 2 smp, mom pasti tidak akan membiarkanku berbagi ranjang dengan grecia.            
Tidak lama suara samar mobil mendekat diiringi bunyi klakson yg amat nyaring sehingga mampu terdengar dari ruang makan. ‘sudah kuduga dia akan datang lebih awal, baiklah....’ keluh alton dalam hati. Mukanya sudah pasrah, dia tidak tahu harus berbuat apa selain dia akan mengunci kamarnya seharian penuh agar anak perempuan itu tidak menyentuh barang2 kamarnya sama sekali. Teriakan mom terdengar menyuruh kami untuk segera bergegas menyambut tamu kami di pagi hari ini.    
‘kau sudah siap alton?! Perempuan itu pasti akan merepotkanmu’ ucapaan saudara laki-lakinya itu tambah membuat arthur semakin muak, dan ingin memuntahkan semua isi sarapan tadi dimuka kakanya itu. Ini seperti mendapatkan musibah.
‘ selamat datang lucy. Berilah kepercayaan kepada kami untuk menjaga putri mu yang manis ini’ sapa mom penuh ceria seakan itu bukanlah musibah seperti yg ku katakan. Sungguh, aku enggan untuk memasangkan sikap manis. Teringkat grecia ini dulu pernah membuat kakiku nyaris patah akibat aku menahannya. Dia terjatuh dari sepatu roda miliku sekaligus merusaknya. ‘hi grecia, hi bibi lucy, bagaimana kabar kalian?’ ujarku penuh senyum, senyum palsu. Rasanya aku ingin cepat kembali menuju kamar. ‘hi alton, kau sangat tampan dari yg aku bayangkan’ balas bibi lucy, dengan nada ramah. ‘ baiklah alton antar grecia menuju ruangan disebelah kamarmu, sementara dia akan tinggal disini’
‘kamu masih mengingatku?’ nada suaranya terlalu kecil, aku hanya mendengarnya samar. Bagaimana aku lupa dengan perempuan yang menjengkelkan ini. Belum apa-apa dia sudah menyuruhku membawa kopernya yg sangat berat entah apa isinya. Baiklah aku tidak keberatan sebagai anak laki-laki yang baik.
‘hmmm’ jawabku singkat. Sesampai dikamarnya aku segera meletakan koper itu dan bergegas keluar. ‘al.. bisakah kamu ambilkan aku segelas air? Udara hari ini sangat panas’ aku benci dipanggil al, mengapa dia masih tetap memanggilku dengan nama aneh itu. ‘baiklah, tunggu sebentar ‘. Alton bergegas menuju dapur dan mengambil segelas lemon tea untuk grecia. ‘iniii, minumlah’. ‘aku lupa memberitahumu, aku ingin segelas air mineral biasa. Bisakah kau menukarnya?’ ini benar-benar menjengkelkan, mengapa dia tidak pergi kedapur sendiri untuk mengambilnya. 
  
GRACIA KINLEIGH ADAMS

            Sudah menjadi tradisi aku dititipkan dirumah bibi lucy. Aku sudah menganggapnya sebagai mom ku sendiri, perempuan oriental ini berparas lembut dan agak sedikit tegas kepada dua anak laki lakinya. Bibi lucy merupakan sahabat mom sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar. Aku selalu merasa iri saat mom menceritakan tentang persahabatannya, indah, menyenangkan dan manis
 Aku tau ini merepotkan keluarga mereka. Tapi apa boleh buat? Sejak dad meninggal mom lah yang menggantikan posisi dad di restoran kami, membuatnya menjadi sangat sibuk setiap akhir tahun.
Penyakit dad yang selama ini masih bisa bersahabat dengan baik namun tidak untuk 3 tahun yang silam. Kehilangan itu benar benar aku rasakan. Aku merindukan masakan dad, aku merindukan suaranya pada saat menyanyikan lullaby, aku merindukan bagaimana dia dapat menyembuhkan rasa sakit di lututku setiap kali aku terjatuh, dan masih banyak lagi.
Tiga tahun yang silam sudah membuatku perlahan melupakan kenangan bersama dad. Memulai hidup berdua bersama mom.
                                                ~~~~~~~~~~~~~~~~~~
ALTON JAMES RUSSEL
                              
Jam menunjukan tepat pukul 11 malam, namun mataku seakan melawan jika ku perintahkan untuk segera tidur. Nyaris tak sada suara yg terdengar kecuali bunyi jarum jam dan diikuti dengan suara perutku yg  kelaparan. ‘baik, aku akan turun menuju kedapur, mencari semua makanan yg tersisa dari makan malam tadi’ ujar alton sambil menuruni anak tangga satu demi persatu secara perlahan agar tidak menimbulkan suara. Berjalan menuju dapur dimalam hari seakan menjadi perjalanan panjang yg harus aku tempuh. Alton segera beraksi, ini tidak lebih seperti pencuri konyol .

 setelah menghabiskannya, aku bergegas menuju kamar berharap sehabis ini aku dapat tidur dengan nyenyak.  Langkahku terhenti ketika berada didepan pintu yg sekarang menjadi kamar grecia. 'aku tidak yakin dia bisa tidur nyenyak ditempat yg menurutku masih asing untuk dijadikan kamar sementaranya'. Alton menyandarkan telinganya tepat dipintu kamar greica, memastikan perempuan menyebalkan itu telah tidur.
‘KREEEK' pintu kamar grecia yg tidak terkunci itu terbuka dan ia terbangun dr tidur akibat cahaya yg terpantul dr luar kamarnya. 'heyy apa yg kamu lakukan disini' gumannya sambil menutupi mulut yg nyaris menguap. 'apa? aku? bodoh. mengapa tidak kau salahkan angin yg telah membuka kamarmu itu' bela alton dengan gugup, alasan itu terdengar bodoh. Entahlah yg jelas aku tidak  bermaksud membuat dia bangun.
Sebelum alton kembali menutup pintu kamar grecia, perempuan bertubuh mungil dengan  rambut cokelat kelam berkilau itu membuat alton terhenti sejenak. ‘masuk, aku ingin menunjukan sesuatu padamu’ dengan memasang muka yang masam dan penuh tanda tanya, alton segera menuruti perintah grecia.
‘aku menemukan ini  dibalik kayu,  tepat dimana kakiku berpijak disetiap saat aku berdiri dari tempat tidurku’.  Sambil menyerahkan selembar kertas yg ditemukannya kepada alton, ini terlihat seperti kertas yg sudah bertahun-tahun lamanya tersimpan. Kotor, berdebu, usang, dan aneh untuk dipandang. Belum sempat alton ingin bertanya apa yg ada didalamnya, grecia sudah melanjutkan kalimatnya kembali. Dia  seperti sudah menebak  apa yang aku ingin tanyakan. ‘aku tidak tau apa yg ada didalamnya, entah itu tulisan, gambar, atau hanya kertas kosong. Aku belum membukanya, ku kira ini milikmu. Nilai D- yg  sembunyikan? Atau?’ ucapan grecia tadi membuat alton kesal.
 ‘ Mustahil grecia, aku baru menempati rumah  ini seminggu lamanya. Dan juga aku tidak sebodoh itu jika ingin menyembunyikan nilai buruk ku’ sambil membuka selembar kertas tadi dari lipatan-lipatan yg rumit dengan perlahan, lalu membacanya. INI SEBUAH SURAT .
Pintu kamar grecia tiba tiba terbuka seperti ada seseorang yang ingin masuk. Kami tercengak, perasaan kami bercampur antara takut dan penasaran. Dengan cepat kulipat kembali surat lusuh itu dan memasukannya di dalam mantel biru tua miliku. Aku memberanikan diri untuk melihat keluar pintu dan di ikuti oleh langkah grecia yang sengaja tanpa menimbulkan suara.
“AAAAAAAAAAAAAAAAA” kami berteriak sekencang sisa suara yang kami punya. “Heyy! Jangan berteriak” sosok laki laki tua menutup mulut kami yang masih mangap, berharap agar kami dapat memberentikan teriakan. “hahh gepetto apa yang kamu lakukan disini ?” aku bertanya dengan penuh rasa penasaran.  “aku hanya ingin...” tanpa melanjutkan jawabannya, laki laku tua itu langsung berjalan cepat menuju belakang rumah. “kau mengenalnya?” tanya Grecia ketakutan. “Gepetto. Laki laki aneh menurutku. Dia penjaga rumah ini, dia sudah ada disini sebelum keluarga kami  menempati rumah ini. Sudahlah jangan takut dia itu laki laki yang baik” gumanku menenangkan perempuan mengesalkan ini. Mataku tertuju pada pisau besar yang jatuh di depan kamar Grecia. “benda apa ini?” ketakutan Grecia makin menjadi jadi kali ini dia pucat tidak seperti biasanya. Aku yang sedari tadi mencoba untuk tidak takut namun kali ini sudah  tidak menyembunyikannya lagi.
Rasanya aku ingin lari menuju kamarku, namun aku teringat Grecia yang merasa ketakutan. 

                                                                        BERAMBUNG

Komentar

Postingan populer dari blog ini

when you love someone

I love you but it’s not so easy To make you here with me I wanna touch and hold you forever But you’re still in my dream And I can’t stand to wait your love is coming to my life But I still have a time to break a silence When you love someone just be brave to say That you want him to be with you When you hold your love don’t ever let him go Or you will loose your chance to make your dream come true I used to hide and watch you from a distance And i knew you realized I was looking for a time ...

Thx for being with me all the times

with him everyday is gonna be awkward moment <33 Promosi bedak zwitsal :) SHE deodorant. I got it free from raxona eksis abiezzz My sisterwrwrr. Jail bgt, dirumah kena bully terus :"ooo Gatau ini bokap gue gaya apa. Kayakanya korban nemenin gue nonton Perahu Kertas "Radar  neptunus" Kangen main barengg Gue selaluu ngakakkk kalo mainn bareng ini orang Persami Cibubur. Rumah rumahan kami hancur kena hujan Ini nadila berasa the next top model HAHAHA hari pertama pake jilbab <3 <33333333333 KAMI CANTIK WAKAKAK